aku mau masuk kuliah....
pake jalur PMDK...
tapi persyaratannya...
1.masuk 10besar
2.ada prestasi di olahraga atau seni
sedangkan aku ingin Bahasa Inggris....
tetapi tak pernah masuk 10 besar....
tak ada prestasi di bahasa inggris...
AKU PAKE MODAL APA UNTUK MASUK???
AKU NGGAK ADA MODAL!!!!
AKU ENGGAK PUNYA SEPERSEN PUN KEMUNGKINAN BISA!
Rabu, 12 Oktober 2011
DINDA NI MACAM TAK PUNYE KAWAN JE LAH
AAHHH!!! LONG TIME NO SEE~~
oh i i miss this blog a lot!!! like HEEEELLL llooooootttt!!!!
hmmm.... i'm here to bring a new story.... it's about a sentence that i've been hear a lot now days.... =.=
well, kejadiannya semenjak aku kelas dua belas....
kedua temanku yang duduk tepat di belakangku berkata, "Din, nkau ni macam tak punye kawan je lah!"
pada awalnya... aku cuma diam sambil nyengir... :P
tapi, sore tadi kalimat itu terucap kembali, "din, nkau ni macam tak punye kawan je lah!"
mak oi! NYESEEEKKK!!!
mau jawab apa coba? sekali lagi aku nyengir sambil aku tambahin beberapa patah kata... "memang tak punye,"
JEDEEERRR!!!!
pasti orang orang yang selama ini dekat sama aku marah dan tidak senang kalau mereka tau aku bilang kalau aku memang tak punya teman....
bukan begitu nak........
saya menganggap semua orang itu teman... tetapi tentu saja seperti stratifikasi sosial *cie bahasanya* tentu saja teman juga memiliki tingkatan tertentu.....
dan semua orang yang kenal padaku, baik di facebook atau di twitter atau di jaringan sosial manapun, sudah aku anggap sebagai teman...
tetapi, semenjak aku, ebi dan pc tidak sekelas lagi, aku merasa sendiri.........
dan juga sebenarnya hal ini akarnya dari berbagai macam perjuangan dan pengorbanan yang aku lewati di masa masa SMP....
sehingga membuat aku mandiri secara sendirinya....
kalau kita kilas balik, frekuensi aku pergi ke kantin atau kemanapun sendirian pasti TERLALU LEBIH BANYAK dibandingkan dengan ditemani orang lain.....
well, karena alasan tertentu yaitu:
1.aku bisa jalan sendirian kok
2.aku g mau ngerepotin orang
3.aku sudah terlalu terbiasa sendirian jadi ya no prob
aku memang sudah sangat terlatih melakukan segalanya sendirian..
menyelesaikan masalah sendirian
bahkan kalau ngobrol pun...... sendirian
seberat apapun masalah atau beban yang aku pikul, pasti aku selesaikan atau bawa sendirian...
meski aku sedih karena tidak ada tempat berbagi...
tetapi aku punya Nyonya Kim dan Cherist yang hanya wujud di dalam pikiranku sendiri sebagai teman diskusi...
tak jarang aku terlihat seperti berbicara, atau sedang berdiskusi padahal tak ada satu orang pun di depanku apalagi di sampingku...... itu tandanya, aku sedang berbicara dengan Nyonya Kim dan Cherist..
menurutku mereka lebih asik di ajak bicara daripada manusia....
mereka makhluk yang kebusukannya tidak tampak..... menyeramkan.......
mungkin bagi orang lain aku ini seperti anak kecil yang terkurung dalam dunianya sendiri... ada yang bilang ini AUTISME....
yah, memang banyak yang bilang aku autis...... tak apa... yang penting aku bisa mandiri meski masih banyak orang yang meragukan kemandirianku....
mungkin aku terkesan seperti orang kuper, suram, pendiam, dan penyendiri.....
tetapi, aku dapat di ajak kerjasama.. diajak bercanda... diajak jalan jalan ke mana aja aku bisa.... *kayak boneka aja deh... =.=* aku masih nyambung kalo ngomong sma manusia lain..... :)
aku memang seperti tak punya kawan....
karena aku sudah sejak kecil sendirian...
dan aku sudah mandiri dengan sendirinya...
memang tidak ada yang percaya...
karena aku terlihat manja dan bergantung kepada orang lain dari luar...
tetapi percayalah...
terkadang aku menampakkan jati diriku sesungguhnya...
dingin
pendiam
penyendiri
dan sering berbicara sendiri
aku manusia kok..
bukan makhluk halus... :)
oh i i miss this blog a lot!!! like HEEEELLL llooooootttt!!!!
hmmm.... i'm here to bring a new story.... it's about a sentence that i've been hear a lot now days.... =.=
well, kejadiannya semenjak aku kelas dua belas....
kedua temanku yang duduk tepat di belakangku berkata, "Din, nkau ni macam tak punye kawan je lah!"
pada awalnya... aku cuma diam sambil nyengir... :P
tapi, sore tadi kalimat itu terucap kembali, "din, nkau ni macam tak punye kawan je lah!"
mak oi! NYESEEEKKK!!!
mau jawab apa coba? sekali lagi aku nyengir sambil aku tambahin beberapa patah kata... "memang tak punye,"
JEDEEERRR!!!!
pasti orang orang yang selama ini dekat sama aku marah dan tidak senang kalau mereka tau aku bilang kalau aku memang tak punya teman....
bukan begitu nak........
saya menganggap semua orang itu teman... tetapi tentu saja seperti stratifikasi sosial *cie bahasanya* tentu saja teman juga memiliki tingkatan tertentu.....
dan semua orang yang kenal padaku, baik di facebook atau di twitter atau di jaringan sosial manapun, sudah aku anggap sebagai teman...
tetapi, semenjak aku, ebi dan pc tidak sekelas lagi, aku merasa sendiri.........
dan juga sebenarnya hal ini akarnya dari berbagai macam perjuangan dan pengorbanan yang aku lewati di masa masa SMP....
sehingga membuat aku mandiri secara sendirinya....
kalau kita kilas balik, frekuensi aku pergi ke kantin atau kemanapun sendirian pasti TERLALU LEBIH BANYAK dibandingkan dengan ditemani orang lain.....
well, karena alasan tertentu yaitu:
1.aku bisa jalan sendirian kok
2.aku g mau ngerepotin orang
3.aku sudah terlalu terbiasa sendirian jadi ya no prob
aku memang sudah sangat terlatih melakukan segalanya sendirian..
menyelesaikan masalah sendirian
bahkan kalau ngobrol pun...... sendirian
seberat apapun masalah atau beban yang aku pikul, pasti aku selesaikan atau bawa sendirian...
meski aku sedih karena tidak ada tempat berbagi...
tetapi aku punya Nyonya Kim dan Cherist yang hanya wujud di dalam pikiranku sendiri sebagai teman diskusi...
tak jarang aku terlihat seperti berbicara, atau sedang berdiskusi padahal tak ada satu orang pun di depanku apalagi di sampingku...... itu tandanya, aku sedang berbicara dengan Nyonya Kim dan Cherist..
menurutku mereka lebih asik di ajak bicara daripada manusia....
mereka makhluk yang kebusukannya tidak tampak..... menyeramkan.......
mungkin bagi orang lain aku ini seperti anak kecil yang terkurung dalam dunianya sendiri... ada yang bilang ini AUTISME....
yah, memang banyak yang bilang aku autis...... tak apa... yang penting aku bisa mandiri meski masih banyak orang yang meragukan kemandirianku....
mungkin aku terkesan seperti orang kuper, suram, pendiam, dan penyendiri.....
tetapi, aku dapat di ajak kerjasama.. diajak bercanda... diajak jalan jalan ke mana aja aku bisa.... *kayak boneka aja deh... =.=* aku masih nyambung kalo ngomong sma manusia lain..... :)
aku memang seperti tak punya kawan....
karena aku sudah sejak kecil sendirian...
dan aku sudah mandiri dengan sendirinya...
memang tidak ada yang percaya...
karena aku terlihat manja dan bergantung kepada orang lain dari luar...
tetapi percayalah...
terkadang aku menampakkan jati diriku sesungguhnya...
dingin
pendiam
penyendiri
dan sering berbicara sendiri
aku manusia kok..
bukan makhluk halus... :)
Tagged in .:
ETC.,
Experience,
News,
Story
Jumat, 17 Juni 2011
This is what will happen... i hate it!
sebenarnya....
aku lagi galau.....
sebenarnya...
aku lagi suka sama dia...
tetapi, tau kah anda?
bahwa saya tak ingin suka padanya mentahmentah.
maka dari itu aku berkata bahwa aku sedang berada di antara sebagai adik dan lebih dari itu.
karena aku sudah tau tentang dirinya. karena aku yakin yang ia katakan senja itu adalah yang sebenarnya. dan aku menganggap hal itu sebagai bagian dari pencahariannya mencari jati diri. dia serius. dia tidak main main. tentu saja.
karena aku yakin.
tetapi , perkataan dari teman temanku meruntuhkan hal yang aku yakini. membuatku semakin mantap untuk bergeser ke arah lebih.
apalagi ketika ia berkata satu kalimat itu dengan intonasi yang sangat sangat membuatku bingung pada diri sendiri.
apakah benar aku telah menyukainya lebih? apakah itu juga tandanya ia memiliki perasaan yang sama?
aku sudah yakin. seyakin aku yakin pada saat ia berkata begitu.
tetapi perkataannya sore itu, membuat segala yang runtuh bangkit kembali dan segala yang bangkit runtuh seruntuh runtuhnya.
dan aku telah patah hati.
singkat, bukan?
entah lah... aku adalah salah satu manusia tak berkeyakinan.. aku lah yang terburuk... :(
aku lagi galau.....
sebenarnya...
aku lagi suka sama dia...
tetapi, tau kah anda?
bahwa saya tak ingin suka padanya mentahmentah.
maka dari itu aku berkata bahwa aku sedang berada di antara sebagai adik dan lebih dari itu.
karena aku sudah tau tentang dirinya. karena aku yakin yang ia katakan senja itu adalah yang sebenarnya. dan aku menganggap hal itu sebagai bagian dari pencahariannya mencari jati diri. dia serius. dia tidak main main. tentu saja.
karena aku yakin.
tetapi , perkataan dari teman temanku meruntuhkan hal yang aku yakini. membuatku semakin mantap untuk bergeser ke arah lebih.
apalagi ketika ia berkata satu kalimat itu dengan intonasi yang sangat sangat membuatku bingung pada diri sendiri.
apakah benar aku telah menyukainya lebih? apakah itu juga tandanya ia memiliki perasaan yang sama?
aku sudah yakin. seyakin aku yakin pada saat ia berkata begitu.
tetapi perkataannya sore itu, membuat segala yang runtuh bangkit kembali dan segala yang bangkit runtuh seruntuh runtuhnya.
dan aku telah patah hati.
singkat, bukan?
entah lah... aku adalah salah satu manusia tak berkeyakinan.. aku lah yang terburuk... :(
Tagged in .:
ETC.,
Experience,
Love,
Shocking,
Story
Kamis, 17 Maret 2011
Sederet Kisah Percintaan Sidoarjo-Tanjungpinang 17-03-2011 00:00
Sederet Kisah Percintaan Sidoarjo-Tanjungpinang 17-03-2011 00:00
by Aruna Mandaka Antari on Thursday, 17 March 2011 at 00:21
- - - -
Sederet Kisah Percintaan Sidoarjo-Tanjungpinang 17-03-2011 00:00
17 Maret 1991
sederet tetesan hujan mengalir dari bendungan mungil
lekuk gitar menangis sendu melihat kefanaan memekik pekik
lalu turunlah sang malaikat
yang beranak-anak
menebar mutiara berwarna emas
memantulkan patahan cahaya
menjadi ruang putih mempesona
29 Desember 2009
sederet lekukan indah
terukir pada delimamu
menyuguhkan sapaan ringan
mempersilakan kepadaku setitik air manis
pertalian merah Sidoarjo-Tanjungpinang
tersambung dan menyambung dan disambung
maka teranyamlah legenda ini
menjadi serat-serat nyata
20 September 2010
sederet
apakah sungai ini hanyalah sederet tetesan hujan?
air mata ini telah menganak sungai
terhenyak aku mendengar legenda ini terputus
tali merah ini tersayat
tali merah ini berdarah
dengan bismillah maka segalanya berakhir
dengan bismillah maka segalanya terputus
dengan bismillah
maka
segala unsur kehidupan
segala tarikan napas
telah mengambang di udara
dan menghilang
menghilang
tiada jejak
tiada
tiada
tiada
29 Desember 2010
kemarin malam pada malam yang telah lalu seperlapan windu semalam
engkau tak hadir
meski kehangatan ini tetap ada
meski sembilan windu lagi aku tetap disini
meski sembilan sepuluh aku ada disini
dan kau tak hadir
tetap aku tersenyum
dalam tangis yang menganak sungai
17 Maret 2011
beribu kata aku rindu padamu terus terikrar
beribu kata doa terpanjatkan
engkau yang telah tiada
engkau yang telah pergi
kini ingin kembali aku bangun legenda kita
pertalian merah Sidoarjo-Tanjungpinang
pertalian kisah cinta kita
Sidoarjo-Tanjungpinang
luka ini masih beranak-anak
ulang tahun kedua kita bersama kini 20 tahun dirimu membeku pada 19 tahun kehidupan pada seperenambelas windu dalam tanah..
tanjungpinang, 17 Maret 2011 00:13 WIB
kini empat huruf dua konsonan dua vokal memisahkan kita pada dua konsonan tiga vokal....
dan ku harap lima huruf ini masih tetap ada...
meski kau telah tiada...
내 사랑은 언니...
Tagged in .:
ELF,
Experience,
Love,
Story
Jumat, 04 Maret 2011
PERJALANAN ANYER-ANARUKAN
PERJALANAN ANYER-PANARUKAN sore ini
by Aruna Mandaka Antari on Friday, 04 March 2011 at 20:22
ku tulis ketika Pulau Penyengat berada di depan mataku sekitar pukul 17:30 WIB
PERJALANAN ANYER-PANARUKAN
sebelum ku mulai... aku ingin berkata : "TERIMAKASIH BANYAK!!!!!!!! TERIMAKASIH SEMUANYA!!! WAAH.. SAYA SANGAT BERTERIMAKASIH SEKALI ATAS KESEMPATANNYA!!!!!!!!!!!!!!!!! SAYA MERASA SANGAT TERHORMAT!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! WAH PERJALANAN YANG SANGAT MENYENANGKAN!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! BOLEHKAH SAYA TAHU MENGAPA? PELANTAR KUSAM HARI INI LAYAKNYA PERJALANAN DARI ANYER HINGGA PANARUKAN!!! AMANJING!!!!"
Perjalanan hari ini... bukanlah perjalanan sepanjang pelantar.. tetapi perjalanan menyusurijalan raya Anyer-Panarukan.. Jalan Raya Anyer-Panarukan VERSI TANJUNGPINANG..
Begini kisahnya:
I don’t know what happened..
No one contacted me..
They didn’t say anything..
When i arrived, there was no one there... empty..
Lalu aku mulai berjalan menyusuri jalan raya Anyer-Panarukan.. ketika sampai di Tugu Pensil, tak ada mereka.. yang terlihat hanyalah para pemain voley ball..
Lalu terlintas dipikiranku,
“DIMANA MEREKA?”
Dengan perasaan yang berkecamuk, kembali aku berjalan.. tibalah aku di suatu tempat bernamaAnjung Cahaya tempat mereka biasa berkumpul. Juga tidak ada orang..
Terlintas lagi di pikiranku,
“DIMANA MEREKA?”
Kali ini aku telah sampai di Melayu Square.. ku lihat dari luar.. bayangan mereka pun tak terlihat..
Kembali terlintas di pikiranku,
“DIMANA MEREKA?”
Sekarang, aku sedang berada di perhentian pertama..
Now, by gazing at the sunset.. i wish this disappointment will wash away..
I just can smile..
They do things to me and i could only smile.. and do nothing..
Lelah aku memandangi Penyengat Island di depan mataku bersama mentari yang telah malas bertengger di langit.. aku kembali menyusuri jalan raya Anyer-Panarukan ini..
Sejenak aku berpikir,
“DIMANA MEREKA?”
Sudah berapa kali aku bertanya demikian..? entahlah.. selama perjalanan ini aku menemukan hal hal menarik..
Orang orang baik yang lalu lalang atau duduk di pinggiran jalan raya ini melihatku dengan tatapan seperti sedang melihat orang gila.. padahal aku hanya berjalan dengan normal.. pakaianku normal.. rambutku normal.. wajahku normal.. tetapi mengapa mereka melihatku seakan sedang melihat orang gila lepas dari kurungan? Entahlah dan aku tidak peduli..
Aku kembali berjalan menyusuri JALAN RAYA ANYER-PANARUKAN...
Telah sampai aku di Ocean Corner.. berhenti sebentar untuk beristirahat.. kini benakku bertanya,
“DIMANA MEREKA?”
Dimana saja asalkan jangan di surga.. dimana saja tetapi lebih baik di neraka saja mereka..aku sudah tidak peduli..
Lalu kembali aku melanjutkan perjalananku dari Anyer hingga Panarukan..
Sudah sampai di Jalan Pos dan ingin memasuki Jalan Merdeka.. tetapi aku berhenti... lalu benakku berkata..
“SEHARUSNYA MEREKA MEMBERI TAU AKU TENTANG INI! HINGGA TAK PERLU AKU JALAN KAKI DARI GEDUNG AISYAH DI ANYER SAMPAI PASAR DI PANARUKAN! MERUPAKAN SUATU TINDAKAN YANG BODOH TELAH AKU LAKUKAN!!! KALAU SUDAH DI KASI TAU, YA PASTI DARI SMS.. ORANG YG PUNYA HAPE EMANG GITU.. TAULAH AKU INI TIDAK ADA HAPE..”
Aku berhenti.. lalu berkata kembali..
“AKU BUKANLAH MANUSIA SUPER YANG TAU SEGALANYA! KALAU MEREKA TAU AKU BAHWA SATU SATUNYA JALAN UNTUK MENGHUBUNGIKU IALAH MELALUI HAPE MAMAKU.. SECARA OTOMATIS TIDAK BERADA DI TANGANKU KARENA MAMA BERADA DI KANTOR.. MENGAPA TIDAK MEREKA INFORMASIKAN MELALUI FACEBOOK? AKU MASIH ONLINE HINGGA JAM 5 KURANG 15!”
“TIDAK.. AKU TIDAK MARAH. AKU TIDAK KESAL. KARENA APABILA SEGALANYA DISANGKUT PAUTKAN, SEGALA KESALAHAN TERLETAK PADA DIRIKU..AKULAH YANG SALAH BAGAIMANAPUN JUGA TITIK! JADI SESUNGGUHNYA AKU TIDAK MARAH AKU TIDAK KESAL.. AKU HANYA MEMBERITAHU APA YANG AKU LAKUKAN DAN APA YANG BERADA DI PIKIRANKU SAAT AKU BERJALAN DARI ANYER HINGGA PANARUKAN..”
Apabila baru dikasi tau ketika sudah jam 5 atau 5 lewat masih dapat aku maklumi dan aku pahami dan aku cernakan..
Tetapi apabila sudah di kasi tau ketika jam 3 atau jam 4.. mengapa tidak menginformasikan aku lewat sms atau lewat facebook? Tidak ada pulsa? Lantas mengapa yang lain dapat mengetahuinya?Aku jadi repot sendiri dan aku menjadi bahan tertawaan bagi orang orang yang aku tidak kenal sama sekali bahkan aku di anggap orang gila..
Coba mereka, untuk beberapa minggu saja tidak menyentuk hape.. apalagi hari jumat... maka mereka akan merasakan apa yang aku rasa.. aku tidak marah aku hanya menyampaikan apa yang aku rasakan..
Dan karena rasa kekecewaanku ini sungguh besar maka aku tag mereka mereka yang aku sebutkan di catatan ini... semoga bermanfaat bagi kita semua..
apabila mereka membacanya... saya ucapkan terimakasih banyak.. ^^
Langganan:
Postingan (Atom)
